Selasa, 05 Agustus 2014

Konfigurasi Sharing Printer Debian Server - Linux

      Konfigurasi Sharing Printer Debian Server - Linux

Disini kita menggunakan Samba Dan CUPS untuk melakukan sharing printer Debian7. Berikut definisi Samba dan CUPS :

      Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows.  (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Samba_%28perangkat_lunak%29 )

      CUPS (sebelumnya singkatan umum Unix Printing System, tapi sekarang tanpa ekspansi resmi) adalah sistem pencetakan modular untuk Unix-seperti sistem operasi komputer yang memungkinkan komputer untuk bertindak sebagai print server. Sebuah komputer yang menjalankan CUPS adalah host yang dapat menerima pekerjaan cetak dari komputer klien, mengolahnya, dan mengirimkannya ke printer yang sesuai. (sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/CUPS )

1. Yang pertama kita install dahulu CUPS. File tersebut perlu kita edit, agar aplikasi CUP dapat kita akses menggunakan komputer lain, selain server localhost.
apt-get install cups
2.  Kemudian kita masuk di nano /etc/cups/cupsd.conf
Dan rubah beberapa script konfigurasi seperti di bawah ini.
#. . .
# Only listen for connections from the local machine.
Listen localhost:631
Listen 10.10.104.2                   
#Tambakan script ini       
Listen /var/run/cups/cups.sock 
# Show shared printers on the local network.
Browsing On
BrowseOrder allow,deny
BrowseAllow all 
# Default authentication type, when authentication is required...
DefaultAuthType Basic 
# Restrict access to the server...
<Location /> 
Order allow,deny
Allow 10.10.*.*               #Agar cups dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to the admin pages...
<Location /admin>
Order allow,deny
Allow 10.10.*.*               #Agar cups dapat diakases dari lokal
</Location> 
# Restrict access to configuration files...
<Location /admin/conf>
AuthType Default
Require user @SYSTEM
Order allow,deny
Allow 10.10.*.*                 #Agar cups dapat diakases dari lokal
</Location>
#. . .
Setelah selesai mengkonfigurasi, jangan lupa untuk merestart CUPS tersebut.
/etc/init.d/cups restart
3. Setelah CUPS, kita beralih ke Samba. Instal Samba terlebih dahulu.
apt-get instal samba -y
4. Lalu buka file  /etc/samba/smb.conf, dan edit scriptnya
--------------- Global Settings------------------
 workgroup = WORKGROUP (sesuaikan dengan workgroup anda)
wins support = yes  (agar bisa digunakan windows)

---------------Authentication-----------------
security = share

---------------Share Definitions--------------
[printers]
   comment = All Printers
   browseable = yes
   path = /var/spool/samba
   printable = yes
   guest ok =yes
   read only = yes
   create mask = 0700

[print$]
   comment = Printer Drivers
   path = /var/lib/samba/printers
   browseable = yes
   read only = yes
   guest ok = yes

kemudian restart samba : service samba restart

4. setelah itu, instal samba client. Agar printer dapat digunakan oleh PC client.
apt-get install samba-client -y
 

3 komentar:

  1. Terima Kasih materinya sangat membantu :D hehe
    Update terus blognya gan sangat membantu dan bermanfaat !

    BalasHapus
  2. Thx sabgat bermanfaat sekali. mantaps semoga selalu dilancarkan rezekinya.

    BalasHapus
  3. itu Usb print nya di server ya ? trus ngeprint nya lewat client ?

    BalasHapus