Kamis, 03 Juli 2014

TEKNIK MEMANJAT TOWER JARINGAN


TEKNIK MEMANJAT TOWER JARINGAN

Blog ini saya tulis karena pengalaman saya memanjat tower di BLC Telkom Klaten saat saya prakerin disana. Disekolahan saya tidak diajarkan teknik memanjat tower.
Wi Fi
(Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda Wi-Fi Hot Spot. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.

Nah.. Di BLC klaten ini saya beruntung,karena disini saya dan teman-teman diajarkan dan disini kami belajar bersama dengan didampingi Mbah Suro dan Mas Arif. Kami diajarkan teknik yang benar saat memanjat.

Dalam dunia kerja pastinya kita tidak bisa bekerja sendiri dan mau tidak mau harus mempunyai sebuah tim kerja yang tentu nya sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan proyek yang kita kerjakan.

1. Dalam proyek yang bersangkutan dengan panjat memanjat tower pertama kita harus tahu apa yang akan kita kerjakan entah itu memasang antena , mengecek alat , menurunkan antena atau hanya mengecek jaringan.

2. Dalam satu tim kerja dibutuhkan minimal 3 orang yang masing-masing orang memiliki tugas dan wewenang masing-masing yaitu :
  • Satu orang bertugas sebagai penanggung jawab peralatan. Tugasnya harus menyiapkan peralatan yang harus dibawa (seperti tali, safety, kunci dll) menanyakan apakah ada masalah dengan alat-alat tersebut dan mengecek kelengkapan saat akan berangkat dan setelah selesai melakukan pekerjaan  .
  •  Satu orang sebagai pemanjat. Tugasnya adalah memanjat dan memasang alat yang di perlukan di atas tower dan pointing.
  •  Dan yang terakhir seorang yang bertugas untuk men-setting, dan koordinator tim .

3.  setelah tim sudah dibentuk, Selanjutnya persiapkan peralatan seperti sabuk pengaman,dan kunci tang.

4. Jangan asal memanjat,pastikan terlebih dahulu kondisi tower,panner dalam keadaan baik/tidak rapuh untuk dipanjat dan tak lupa pakai sabuk pengaman. Pastikan sabuk pengaman dalam keadaan baik.

5. Saat berada diatas tower kita dianjurkan untuk berhati-hati serta posisi kaki tidak boleh sejajar pada saat memanjat ke atas. Apabila kondisi angin diatas sedang buruk kita dianjurkan untuk membelakangi arah angin agar tidak menyebabkan tower tersebut goyang. Dan apabila sudah mulai lelah dianjurkan untuk istirahat/parkir terlebih dahulu.

6.Setelah antenna terpasang, kita pasang kawat di 3 titik dengan syarat  jarak ideal titik spanner dengan dasar tower sepertiga dari tinggi tower. Jarak spanner satu sama lain harus sama agar jika dihubungkan bisa membentuk lingkaran.
 
Cara menentukan letak spanner :
7. Pastikan tidak ada penghalang sedikitpun pada kawat(spanner),karena daun pada pohon juga sangat mempengaruhi kawat kendor.

  Sekian dari saya, Semoga bermanfaat :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar